Dunia fotografi telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak kamera pertama kali ditemukan. Hingga kini, berbagai aliran atau jenis fotografi, termasuk tujuan, fungsi dan peralatan yang digunakan juga ikut berkembang.
Tapi, beberapa dari anda mungkin belum tahu apa sih fotografi itu? Apa definisinya? Apa tujuannya?
mari kita langsung membahas apa itu pengertian fotografi
Pengertian Fotografi
Fotografi berasal dari bahasa Yunani yang terbagi menjadi dua kata yakni Fos dan Grafo. Fos berarti kilat atau cahaya sementara Grafo merujuk pada aktivitas melukis, menulis atau menggambar.
Kata ini kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi Photography, yang merujuk pada seni dan ilmu untuk menangkap gambar permanen dari cahaya atau gelombang elektromagnetik.
Dalam konsep ilmu kimia dan alkemis, definisi fotografi dipahami sebagai momentum elektronik yang terjadi dalam sensor gambar.
Dengan demikian, pengertian fotografi secara umum adalah suatu seni menangkap cahaya dengan kamera yang dilakukan lewat sensor digital atau film lalu membentuk gambar yang dikenal dengan nama foto.
Dengan peralatan seperti kamera, seseorang dapat memotret panjang gelombang cahaya yang tak bisa dilihat oleh mata manusia termasuk sinar ultraviolet, inframerah dan gelombang radio.
pasti diantara kalian masi ada yang bingun apasi bedanya fotografi dan fotografer itu?Secara teknis, fotografi adalah ilmu menangkap cahaya menjadi gambar pakai alat bantu seperti kamera. Sementara fotografer adalah orang yang mengaplikasikan ilmu tersebut untuk suatu tujuan baik komersil atau tidak.
Secara umum, tujuan fotografi atau yang bisa disebut juga tujuan mengambil foto ada banyak. Misalnya, untuk dijadikan kenang-kenangan atas seseorang atau sesuatu, atau untuk mempromosikan suatu objek dan subjek.
Karena itu, dalam praktiknya, kegiatan ini bisa digunakan untuk meningkatkan eksposur foto, menambah estetika, menciptakan emosi dan lain sebagainya.
Teknik Fotografi
Teknik fotografi adalah cara yang dilakukan fotografer untuk menciptakan efek tertentu sesuai dengan tujuan pengambilan foto.
Untuk tekniknya ada banyak seperti mengatur segitiga eksposur antara shutterspeed, ISO dan dan Aperture.
Termasuk didalamnya zooming, panning, freezing, fotografi makro, foto udara dan lain sebagainya.
kini, banyak orang yang percaya bahwa ponsel sudah bisa menggantikan kamera yang biasa digunakan dalam dunia fotografi. Mereka tidak perlu membeli kamera secara terpisah. Hal ini tidak salah. Bagi kebanyakan orang di luar sana, kamera khusus mungkin cukup mahal dan berlebihan. Tetapi, tahukah visi ini pertama kali dirintis oleh siapa? Apple, sebuah perusahaan bernilai triliunan Dolar pertama di Dunia pada tahun 2018 karena produk-produknya yang premium, terutama iPhone.
iPhone berhasil menjadi ponsel pertama di dunia yang bisa memasukkan berbagai alat ke dalam sebuah ponsel mulai dari alarm, senter, kalkulator, MP3, telepon, GPS, perekam audio dan juga kamera.
Ponsel disebut-sebut lebih baik daripada kamera khusus untuk kebutuhan banyak orang. Hal ini karena Ponsel dianggap lebih ringan, fleksibel dan lebih cepat digunakan. Selain itu, ponsel juga terintegrasi dengan media sosial dan peralatan pengeditan foto lain.
Hal ini mungkin terdengar asing bagi seorang fotografer professional namun ini memang benar. Tetapi, jika anda tidak memiliki kamera sama sekali, dan hanya punya kamera ponsel, anda tentu tidak akan pernah bisa mengambil gambar berkualitas tinggi.
Juga, anda tidak akan pernah bisa disebut sebagai fotografer professional, meskipun foto-foto anda menarik bagi orang lain.
Saran dari saya kalau kalian tertarik dengan dunia fotografi, tetapi kalian tidak punya device atau perangkat seperti kamera slr atau semcamnya, kalian cukup belajar dengan telefon genggam saja, atau dengan device yang ada.
Mungkin di Blog selanjutnta kita akan membahas akun-akun yang membahas tentang fotografi agar kita dapat bersama-sama belajar bagaimana cara mengambil foto yang bagus dan indah dilihat beberapa kelompok orang.
Sumber : https://bungkul.com/fotografi
Tidak ada komentar: